-->

Notification

×

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Iklan

Advertisement

Beranda

Tag Terpopuler

Baharkam Polri Turun ke Kepri, Evaluasi Harkamtibmas di Jalur Strategis Selat Malaka

Kamis, April 23, 2026 | 08.34 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-23T01:34:24Z

 


Batam – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menerima kunjungan Tim Supervisi Baharkam Polri Tahun Anggaran 2026 dalam rangka evaluasi dan penguatan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Kepri, Rabu (22/4/2026).


Tim Supervisi dipimpin Ketua Tim II, Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan, S.I.K., M.H., bersama rombongan pejabat utama Baharkam Polri. Kedatangan tim disambut langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., serta jajaran pejabat utama Polda Kepri.


Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa fungsi Baharkam menjadi tulang punggung dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Ia menyoroti karakteristik geografis Kepri yang didominasi wilayah perairan.


“Wilayah Kepri terdiri dari sekitar 96 persen lautan dan berada di jalur strategis perdagangan dunia, yakni Selat Malaka. Stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi,” ujar Kapolda.


Menurutnya, Kepri saat ini menjadi salah satu daerah tujuan investasi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera. Kondisi tersebut tidak terlepas dari jaminan keamanan yang diberikan aparat kepolisian.


“Selama fungsi preemtif dan preventif berjalan optimal, kepercayaan investor akan tetap terjaga. Oleh karena itu, peran fungsi Polairud, Samapta, Binmas, dan Pamobvit sangat penting,” tambahnya.


Sementara itu, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan supervisi bertujuan memastikan pelaksanaan tugas Baharkam Polri berjalan efektif dan implementatif di lapangan.


“Kami menekankan agar setiap jajaran mampu menerjemahkan tugas pokok secara nyata. Kehadiran Polri harus dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar simbolis,” tegasnya.


Ia juga mengutip arahan Kabaharkam Polri terkait peran strategis Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan kepolisian di tengah masyarakat.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan harkamtibmas sangat bergantung pada manajemen operasional yang berbasis analisis potensi gangguan. Dalam supervisi ini, terdapat lima fokus utama, yakni penguatan sistem manajemen operasional, peningkatan kompetensi personel, optimalisasi dukungan sumber daya dan peralatan, implementasi program Polisi Penolong, serta keterbukaan dalam menyampaikan kendala di lapangan.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan pendalaman materi teknis serta pengecekan sarana dan prasarana operasional, termasuk kendaraan dinas dan alat material khusus (alsus) milik Direktorat Pamobvit, Samapta, dan Binmas Polda Kepri. Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan operasional dalam mendukung tugas pengamanan, khususnya di wilayah perbatasan dan maritim.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.


“Masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam atau melalui aplikasi Polri Super Apps,” ujarnya.

×
Berita Terbaru Update