![]() |
| Sumber Foto : Instagram BPJN Sumbar |
bimantaranews.online — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II terus menggencarkan program preservasi jembatan di wilayah kerja PPK 2.1 Provinsi Sumatera Barat.
Program ini bertujuan menjaga integritas struktural serta memperpanjang usia layanan (service life) infrastruktur jalan nasional, sekaligus memastikan tingkat pelayanan (level of service) tetap optimal bagi pengguna jalan.
Hingga April 2026, kegiatan preservasi difokuskan pada empat jembatan strategis, yakni Jembatan Overpass Duku, Jembatan Laras B, Jembatan Batang Lembang, dan Jembatan Tanjung Sabar.
Penerapan Teknologi Sambungan Ekspansi
Pada Jembatan Overpass Duku, dilakukan perbaikan dengan menggunakan teknologi expansion joint tipe asphaltic plug. Sambungan ini berfungsi mengakomodasi pergerakan struktur jembatan akibat perubahan suhu maupun beban lalu lintas.
Material asphaltic plug dipilih karena memiliki sifat fleksibel sekaligus kedap air, sehingga mampu mencegah masuknya air ke dalam celah struktur. Hal ini penting untuk mengurangi risiko korosi pada elemen baja serta kerusakan pada bagian struktur lainnya.
Selain itu, penggunaan tipe sambungan ini juga memberikan permukaan yang lebih halus, sehingga meningkatkan kenyamanan pengguna jalan dengan meminimalkan getaran dan kebisingan saat melintas.
Pemeliharaan Railing untuk Keselamatan
Selain perbaikan sambungan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat juga melaksanakan pemeliharaan rutin berupa pembersihan dan pengecatan ulang railing di sejumlah jembatan, yakni Jembatan Laras B, Batang Lembang, dan Tanjung Sabar.
Dalam aspek teknis, pengecatan tersebut berfungsi sebagai perlindungan terhadap korosi akibat paparan cuaca dan proses oksidasi. Dengan kondisi railing yang terjaga, fungsi pengaman bagi pengguna jalan, termasuk pejalan kaki, dapat tetap optimal sesuai standar keselamatan.
Sebaran Lokasi Pekerjaan
Kegiatan preservasi ini dilaksanakan pada sejumlah jalur strategis yang mendukung mobilitas dan distribusi logistik di Sumatera Barat, antara lain:
- Lintas Solok – Lubuk Selasih: Jembatan Batang Lembang (KM 57+860)
- Jalur Bypass Padang: Jembatan Laras B (KM 13+600)
- Kawasan Perkotaan Padang: Jembatan Tanjung Sabar (KM 4+890)
Melalui kombinasi penerapan teknologi yang tepat dan pemeliharaan berkala, BPJN Sumatera Barat berupaya menjaga seluruh aset jembatan nasional tetap andal secara struktural.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Barat. (red)
