Jakarta -- Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menunjukkan tren peningkatan signifikan. Berdasarkan hasil survei terbaru, angka kepercayaan publik mencapai 92 persen pada 2026, naik tajam dibandingkan tahun 2025 yang berada di angka 74 persen.
Survei tersebut menempatkan Kapolri di posisi kedua dalam tingkat kepercayaan publik terhadap pejabat negara, tepat di bawah Presiden Prabowo Subianto yang menempati posisi pertama.
Lembaga Survei Politik Indonesia mencatat peningkatan ini dipengaruhi oleh keberhasilan sejumlah program strategis Polri, khususnya dalam mendukung program pemerintah di bidang Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penegakan hukum yang lebih tegas dan terukur.
Selain itu, hasil survei dari KIS Indonesia pada April 2026 juga menunjukkan bahwa 90 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Kapolri, terutama dalam pelaksanaan program MBG dan penindakan hukum di sektor minerba dan migas. Mayoritas responden menilai langkah Kapolri dalam penegakan hukum di sektor tersebut lebih berani dan progresif dibandingkan periode sebelumnya.
Keberhasilan ini dinilai tidak terlepas dari sinergi antara Polri dan kebijakan strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, khususnya dalam sektor ketahanan pangan, energi, dan reformasi penegakan hukum.
Analisis berbasis pemantauan media sosial yang melibatkan sekitar 800 ribu netizen juga menunjukkan sentimen positif terhadap kepemimpinan Kapolri. Publik menilai keberanian dan konsistensi dalam penegakan hukum menjadi faktor utama meningkatnya kepercayaan tersebut.
Lebih lanjut, optimisme masyarakat terhadap perubahan paradigma di tubuh Polri juga tergolong tinggi. Data dari Analisa Politik Indonesia menyebutkan sekitar 75,9 persen publik yakin bahwa kepemimpinan Kapolri mampu melanjutkan reformasi internal, memperbaiki budaya organisasi, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan kepercayaan ini menjadi indikator penting bahwa transformasi Polri menuju institusi yang lebih modern, transparan, dan humanis mulai dirasakan oleh masyarakat luas.
