-->

Notification

×

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Iklan

Advertisement

Beranda

Tag Terpopuler

Kecelakaan Beruntun di Padang Besi Tewaskan 4 Orang, Berikut Kronologi Lengkapnya

Senin, Mei 11, 2026 | 15.04 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-11T08:04:05Z

 


PADANG -- Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Padang–Indarung, kawasan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.


Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban meninggal diketahui berada di dalam kendaraan Toyota Rush yang mengalami kerusakan parah akibat benturan keras. 


Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar melalui Kasat Lantas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata menjelaskan, kecelakaan bermula saat satu unit truk Hino bernomor polisi BM 9936 KU melaju dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut dengan membawa muatan cangkang sawit.


Saat melintasi jalur menikung di kawasan Padang Besi, truk diduga mengalami hilang kendali atau rem blong sehingga menabrak kendaraan yang berada di depannya.


“Truk Hino BM 9936 KU awalnya menabrak Toyota Rush yang berada di depan. Benturan itu membuat Toyota Rush terdorong hingga menghantam truk lain di depannya,” ujar AKP Riwal.


Tidak berhenti sampai di situ, truk yang masih melaju tanpa kendali kembali menghantam satu unit Mitsubishi Pajero dari belakang. Akibat benturan tersebut, Pajero terdorong ke depan dan menabrak truk lainnya yang berada di jalur yang sama.


Truk Hino tersebut kemudian kembali menabrak Toyota Kijang Super hingga kendaraan itu terdorong ke taman jalan di sisi kanan jalan raya.


Adapun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni:

  • Truk Hino BM 9936 KU
  • Toyota Rush B 2881 KYU
  • Truk Hino BA 9522 IU
  • Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ
  • Truk Hino BA 8497 QU
  • Toyota Kijang Super BA 1740 JC 


Empat korban meninggal dunia masing-masing bernama Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61). Seluruh korban diketahui merupakan warga Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Selain korban meninggal, sedikitnya 10 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.


Petugas kepolisian bersama warga sempat melakukan proses evakuasi terhadap korban dan kendaraan yang rusak parah di lokasi kejadian. Arus lalu lintas di kawasan tersebut juga mengalami kemacetan cukup panjang selama proses penanganan berlangsung.


Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama kecelakaan maut tersebut, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan sopir truk yang diduga mengalami rem blong. 

Sumber : Katasumbar

×
Berita Terbaru Update