BMN, PADANG – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus menggenjot penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Koto Rawang. Infrastruktur strategis ini diharapkan menjadi solusi permanen atas putusnya akses utama masyarakat akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada Maret 2024 lalu.
Hingga periode pemantauan 14 Juni 2026, progres pekerjaan konstruksi di lapangan telah mencapai 78,69 persen. Jembatan ini dirancang dengan spesifikasi teknis panjang bentang 100 meter dan lebar 1,80 meter untuk mengakomodasi mobilitas warga di dua nagari.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan intensif di lapangan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar keselamatan yang berlaku.
"Pembangunan jembatan ini bukan sekadar pemulihan infrastruktur fisik. Prioritas kami adalah memulihkan konektivitas yang sempat terputus akibat bencana, guna melancarkan kembali roda aktivitas ekonomi, pendidikan, dan interaksi sosial masyarakat. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai mutu, ketepatan waktu, dan standar keselamatan kerja yang telah ditetapkan," ujar Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T.
Lebih lanjut, Gina menjelaskan bahwa tim teknis di lapangan terus mengoptimalkan metode kerja agar target penyelesaian pekerjaan atau *Provisional Hand Over* (PHO) dapat tercapai tepat waktu pada tanggal 4 Agustus 2026.
Pembangunan kembali jembatan gantung ini merupakan respons cepat pemerintah dalam menghadirkan akses yang lebih aman, nyaman, dan andal. Dengan selesainya jembatan ini nantinya, diharapkan mampu membuka harapan baru bagi masyarakat di kedua nagari yang sebelumnya terdampak signifikan akibat kondisi akses yang terbatas dan penggunaan jembatan darurat.
BPJN Sumatera Barat mengharapkan dukungan penuh dari seluruh pihak dan masyarakat agar pengerjaan infrastruktur ini berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Koto Rawang.
Penulis : Ridwan
