Notification

×

Iklan

Iklan

Beranda

Tag Terpopuler

Menjelang Akhir 2025, Proyek Abrasi Pantai Masang Tiku Dikebut Penyelesaiannya

Rabu, Desember 31, 2025 | 21.41 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-31T14:41:24Z
Doc Istimewa : Batu Penahan abrasi Pantai Batang Masang Tiku


Agam — Menjelang penutupan tahun anggaran 2025 yang tinggal menghitung jam, proyek percepatan penanganan abrasi Pantai Masang, Tiku, Kabupaten Agam, terus digenjot penyelesaiannya. Proyek strategis ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam melindungi kawasan pesisir serta pemukiman warga dari ancaman abrasi yang semakin mengkhawatirkan.


Pantauan awak media di lapangan pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB menunjukkan aktivitas proyek masih berlangsung cukup intens. Sejumlah truk pengangkut material berupa batu gajah terlihat keluar-masuk menuju lokasi pekerjaan, menandakan adanya upaya percepatan penyelesaian sebelum tahun anggaran berakhir.


Percepatan pengerjaan ini dinilai krusial, mengingat abrasi di Pantai Masang telah lama menjadi ancaman serius bagi infrastruktur pesisir, lahan produktif, serta keselamatan masyarakat. Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, penyelesaian proyek tepat waktu diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.


Salah seorang sopir truk yang ditemui awak media di kawasan Sikabu, Kampung Tangah, mengaku terlibat dalam proses pengangkutan material proyek tersebut.


“Saya diminta mengangkut batu ke arah Tiku. Pengangkutan ini sudah berjalan beberapa hari, dan saya baru ikut hari ini,” ujarnya singkat.


Ia menambahkan bahwa material batu diambil dari kawasan sekitar Jalan Baru Muko-Muko, Maninjau. Informasi ini menjadi perhatian penting bagi seluruh pihak terkait, agar setiap tahapan pekerjaan proyek tetap mematuhi ketentuan hukum, perizinan, serta prinsip keberlanjutan lingkungan.


Proyek penanganan abrasi Pantai Masang sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan menjaga garis pantai, ekosistem pesisir, serta ketahanan wilayah terhadap bencana alam. Oleh karena itu, publik berharap pelaksanaannya berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi yang berlaku.


Sejumlah warga setempat menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka menilai proyek ini penting untuk melindungi kawasan pesisir, namun tetap berharap adanya pengawasan ketat agar tidak menimbulkan dampak lingkungan baru.


“Kami mendukung proyek ini karena manfaatnya besar bagi masyarakat pesisir. Tapi kami juga berharap semua aturan dipatuhi supaya alam tetap terjaga,” ujar seorang warga.


Hingga saat ini, pengawas proyek dan instansi terkait diharapkan terus melakukan pengecekan lapangan secara berkala guna memastikan seluruh material, metode kerja, dan proses pengangkutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan yang kuat dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan pembangunan berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.


Dengan sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, aparat pengawas, dan masyarakat, proyek penanganan abrasi Pantai Masang diharapkan dapat menjadi contoh pembangunan infrastruktur yang tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga bertanggung jawab dan berkelanjutan demi masa depan wilayah pesisir Kabupaten Agam.(*)

×
Berita Terbaru Update